Advertisement

Latest News

RA dan KB Ushuluddin Idul Adha
RA dan KB Ushuluddin Idul Adha

Polres Jombang memusnahkan bahan peledak


Zonasatu,Jombang-Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur memusnahkan 1 kwintal bahan peledak dan ribuan petasan hasil penggerebekan pada 15 juni 2016 lalu atau dalam operasi camer semeru. 

Pemusnahan dilakukan dengan cara diledakkan di dalam tanah di lokasi yang jauh dari pemukiman guna mengantisipasi insiden yang tidak diinginkan.

Sebanyak 1 kwintal bahan peledak jenis potasium dan ribuan petasan ini dilakukan di lokasi tempat pembuangan akhir sampah dusun Gedangkeret desa Banjardowo kecamatan Jombang kota.

Pemusnahan dilakukan di dalam lubang galian tanah yang telah disiapkan sebelumnya. Selanjutnya, bahan peledak dan ribuan petasan dimasukkan ke dalam tanah untuk kemudian diledakkan menggunakan sumbu panjang yang disulut.

Menurut Kasubag Humas Polres Jombang Iptu Dwi retno suharti mengatakan barang bukti bahan peledak yang dimusnahkan yakni 99,87 kg potassium, 3 karung selongsong petasan jenis kacangan, 1.820 petasan jenis kacangan, serta berbagai alat dan bahan pembuatn petasan.

Barang bukti tersebut diperoleh dari hasil penggerebekan 15 juni 2016 lalu saat operasi camer semeru dengan menangkap seorang tersangka m-s-y, asal desa Keplaksari kecamatan Peterongan Jombang.

"pemusnahan barang bukti bahan peledak dan petasan pada kasus 15 juni 2016 dengan tersangka msy, untuk pemusnahan berupa potassium, 3 karung petasan,terang Iptu Dwi.”

Sementara itu tersangka yang sudah ditahan dijerat dengan undang undang darurat dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(pai)



Anak mencoba permainan flying fox


Zonasatu,Nganjuk-Berbagai cara dilakukan warga untuk mengisi liburan. Salah satu nya di Nganjuk Jawa Timur. Mengisi liburan lebaran anak anak mencoba bermain flying fox. Meski di atas ketinggian 5 meter lebih dan panjang 60 meter anak anak mengaku senang walaupun takut.

Di lokasi wisata hutan Singokromo desa Ngliman kecamatan Sawahan ,wahana olahraga sekaligus 
permainan flying fox di adakan.

Hanya dengan Rp.10.000 warga sudah bisa mencoba olah raga sekaligus beradu nyali menggantung dari ketinggian 5 meter dan meluncur deras sepanjang 60 meter yang membuat darah kita berdesir.

Ya,tak terkecuali anak anak pun memberanikan diri mencoba olah raga yang tergolong ekstrim ini untuk mengisi liburan sekolah.

Meski agak takut dan histeris namun anak anak ini mengaku senang mencoba permainan flying fox yang baru dilakukan pertama kali ini.

Selain itu wahana yang baru dibuka sekitar 4 bulan ini peminatnya  meningkat pada liburan sekolah daripada hari biasanya.

”Permainan Flying fox  nggak takut sebelunya tidak pernah rasanya enak ,untuk mengisi liburan sekolah,ujar Rama salah satu anak yang mencoba permainan.”

Sementara pengelola wahana flying fox menjamin anak anak tetap aman saat bermain karena permainan flying fox ini sudah memenuhi standar keamanan yang dikelola oleh professional.

”Respon masyarakat bagus terutama anak anak peminat dari dalam dan luar kota panjangnya 60 meter keamanan standart,jelas Arif pengelola wahana.”

Bagaimana anda berani mencoba permainan ini ? Ya,flying fox bisa jadi rekomendasi berwisata dalam mengisi liburan.(imo)

Perajin stone art


Zonasatu,Jombang-Memanfaatkan kekayaan sumber daya alam seorang pria di Jombang Jawa Timur menyulap batu kali menjadi seni kerajinan bernilai tinggi.

Dengan teknik airbrush hingga tiga dimensi bongkahan batu disulap sedemikian rupa seperti lukisan foto hingga kaligrafi tiga dimensi.

Adalah Samiaji pria asal desa Bareng kecamatan Bareng Jombang. Dengan memanfaatkan kekayaan alam sekitar seperti batu kali, pria 40 tahun ini bisa menyulapnya menjadi benda kerajinan yang artistic.

Namanya adalah stone art atau seni kerajinan batu dengan dipadukan teknik semprot cat airbrush, maka sebongkah batu yang tidak berharha bisa berubah menjadi benda kerajinan bernilai tinggi.

Ya, seni kerajinan batu tersebut sudah digeluti Samiaji sejak 2 tahun lalu, setelah melihat banyaknya kekayaan alam seperti batu kali di desanya tersebut, dan ditambah lagi dengan keahlian airbrush yang dimilikinya.

Kerajinan batu atau stone art ini mulai diburu konsumen dengan motif kaligrafi airbrush maupun kaligrafi batu tiga dimensi.

Bahkan pesanan yang datang selain dari teman maupun warga local, juga dari luar Jombang seperti Mojokerto, Pasuruan hingga Malang.

“Manfaatkan kekayaan alam sekitar mas dengan modal keahlian yang saya miliki saya coba memadukanya,jelas Samiaji.”

Tak hanya motif kaligrafi berbagai motif lainnya bisa dikerjakannya sesuai dengan pesanan dengan harga mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Semisal lukisan foto bayi hingga replika buah sebagai hiasan yang semuanya dari batu.

Bagaimana anda tertarik dengan benda kerajinan batu ini??.(pai)

Irwanto sedang membersihkan garuda


Zonasatu,Jombang-Menjelang HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke- 71, seorang perajin burung Garuda di Jombang, Jawa Timur, kebanjiran order. Meski dikerjakan secara manual, dalam seminggu bisa membuat 600 Garuda yang dikirim hingga ke luar kota, seperti Jakarta. Untuk harganya berkisar mulai puluhan ribu rupiah hingga jutaan.


Adalah Ikhwan Irwantono, warga desa Diwek  kecamatan Diwek Jombang, sebagai seorang perajin Garuda.Ya, dari kayu randu bahan utama untuk membuat Garuda.

Selain bahannya yang tidak terlalu keras, juga mudah untuk dibentuk atau diukir. Kayu randu yang sudah dibentuk pola Garuda dan digergaji, selanjutnya dibersihkan dan ditempel dengan lambang Garuda, seperti bintang, pohon beringin hingga padi dan kapas.

Sudah 24 tahun ini, Irwantono menggeluti kerajinan Garuda. Awalnya, Irwantono yang seorang mantan buruh p-h-k sebuah pabrik ini, hanya coba coba namun setelah ditekuni bisa menghasilkan pundi pundi rupiah. Bahkan dalam moment HUT Kemerdekaan ini, pesanan Garuda mengalir hingga ke ibu kota Jakarta.

Tentu saja omset pembuatan Garuda karya Irwantono ini meningkat hingga 10 persen atau dalam seminggu bisa membuat 600 Garuda. Sedangkan harga jualnya berkisar puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

"sudah 24 tahun peningkatan 10 persen dijual ke Jakarta, kesulitan kalau pas hujan jemurnya lama,jelas Irwan.”

Kerajinan Garuda buatan Irwantono ini tak hanya meramba ibu kota Jakarta, melainkan sejumlah kota di Jawa Timur.(pai)
Warga berburuPokemon


Zonasatu,Jombang-Para penggemar game Pokemon go di berbagai daerah makin menggila. Di Jombang, Jawa Timur, tak hanya di jalan atau di taman-taman, kuburan hingga masjid-pun tak luput dari sasaran mereka untuk mendapatkan Pokemon buruannya.

Tak hanya berjam-jam, mereka bahkan rela menempuh perjalanan hingga puluhan kilometer demi hobi barunya tersebut.

Kehadiran pokemon go benar-benar memberikan sensasi yang baru bagi para pecinta game. Seperti dilakukan seorang pria di kota Jombang yang satu ini, ia bahkan sampai rela menyisir area pekuburan demi memburu Pokemon. Sebagian lainnya memilih menunggu dan mencari Pokemon di sekitar tugu Garuda kota Jombang.

Tak hanya itu saja, area sekitar masjid juga tak luput dari kehadiran para pemburu Pokemon ini. Mereka tak hanya dari kalangan anak-anak atau remaja, tak sedikit diantaranya juga kalangan orang tua.

Mereka mengaku baru mengenal dan ketagihan bermain game Pokemon go karena menganggapnya seru dan mengasyikan. Meski area mereka bermain berbahaya karena lebih sering berada di jalan raya dan harus naik motor, mereka mengaku tidak takut dan akan tetap berhati-hati.

“Mengisi waktu luang saja mas sambil jalan jalan,ungkap Angga.”

Hal senada juga diungkapkan Hadi, salah seorang penggemar game Pokemon go lainnya. Menurut hadi, dirinya bahkan sudah menempuh perjalanan hingga lebih dari 30 kilometer demi mendapatkan Pokemon buruannya.

Ia terus berputar-putar mendatangi tempat-tempat umum dari rumahnya di Kecamatan Ploso hingga Kota Jombang yang disinyalir ada Pokemonnya.

Hadi mengaku senang memainkan game ini karena bisa dilakukan diluar ruangan dan tidak membuat jenuh.

“Seru mas permainanya,jelas Hadi.”

Meski sangat menyukai game ini, Hadi dan Angga berharap para Pokemon hunter tetap berhati-hati dalam bermain agar tidak sampai mengganggu lalu lintas atau masyarakat.(pai)
Advertisement